Sabtu, 22 Oktober 2016

SIAPA DAN DI MANA AKU ?!

SIAPA DAN DI MANA AKU ?!

Bismillahirrahmanirrahim,

إِنَّ الإنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (١٩) إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (٢٠) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (٢١)
Artinya :
(19) Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. (20) Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah.(21) dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir. 

Woaaahhh.,., Tenggelam rasanya, terbang rasanya, terkubur dan terkurung. 

Siapa aku ? Aku siapa ?
Di saat orang-orang sudah mengenal siapa dirinya.
Siapa aku ? Aku siapa ?
Apa yang harus kulakukan, apa yang aku lakukan.
Siapa aku ? Aku siapa ?
Hanya mengikuti alur kehidupan tanpa sadar aku siapa.

Dimana aku ? Aku di mana?
Aku tak tersesat pun tak salah arah.
Dimana aku ? Aku di mana?
Aku tak di mana-mana.
Dimana aku ? Aku di mana?
...

Minggu, 10 Juli 2016

KEMBALI BERMAIN, UNESCO-Boys !


“Seseorang itu dikenali berdasarkan sahabatnya, maka berwaspadalah / bersikap bijaksanalah dalam memilih sahabat.” (RH. Ahmad). 

 InsyaAllah sahabt saya yang satu ini baik. :)

Hari ini petualangan Amo yang beda tapi sama maksudnya dari hari kemarin. Bedanya sekarang Amo bermain (berkunjung) dengan teman SMA dan samanya tujuan Amo untuk silaturahim.
Siang itu, Amo datang berkunjung ke rumah Adnan, salah satu temen SMA, yang terletak di Parung. Adit dan Akbar sudah terlebih dahulu tiba di sana dan ternyata~ SEDANG MENONTON KISAH ANAKKU !!!

Eh, maksudnya Anak Karakter Favoritku ! Yoo! Boruto The Movie., Boruto Uzumaki anak dari Naruto Uzumaki dan Hinata Uzumaki. Boruto juga punya adik kecil namanya Himawari Uzumaki. Ya begitulah sedikit tentangnyaaa~



Nextto !!!
Setelah blablabla~ sambil canda-serius. Selesai !.
Akbar pulang duluan disuruh Abangnya dan setelah itu Amo disuruh ibunya untuk diantar ke Pasar. wkwk. Yokaay!
tapi sebelum pisah kami membuat agenda untuk main bulu tangkis sore ini.

Okey ! Amo pulang -> tapi ternyata Ibu ga jadi ke Pasar -> terlelap tidur -> Kelewat jamaah ashar di Masjid -Astaghfirullah- PARAH!!! -> Menyesal dan bermalas-malasaaaan ! PARAH lagi ! -> makan dulu -> Sholat -> Berangkat (Pukul 4 sore lewat).

Sambil jalan, sambil siap-siap, terngiang di kepala,

 "jangan sampai mengecewakan orang lagi ! jangan telat berlebih lagi ! harus bisa komunikatif ! jangan takut jangan khawatir ! Kamu sudah dewasa, Kamu pasti bisa ! Bukan ini aja tugasmu di Dunia ! kamu ga ngurusin ini aja ! bagaimana targetan-targetanmu itu kalau hal kecil ini saja tidak selesai !"

Yoshaaa!

--Amo yang biasanya minderan sekarang sedang berusaha berubah--


Amo tiba di GOR dan ada kawan-kawan, Akbar Adit Khilal Fakhri. Amo langsung pemanasan dan lari mengelilingi lapangan.

Baru beberapa keliling sudah "ngos-ngosan", Yaa apa boleh buat, Amo jarang olahragaaa~ hhe.
Langsung main -> Selesai . wkwk

Poin yang sangat Amo perhatikan pada hari ini ialah

"SHOLATLAH SEBELUM HADIR PADA KEGIATAN YANG MEPET WAKTU SHOLAT !."

Sedih rasanya melihat temen yang baru sholat setelah pertandingan, sedih rasanya amo ga bisa gitu MEMBERANIKAN DIRI MO! untuk mengajak hanya sekedar berkata "Yok! Sholat Ashar dulu yok !" PARAH!.

Sip disitu poinnya ! YEAH !.
Kenapa begitu?
1. Kita tidak tau kapan kita mati!
2. Bukankah itu sudah perintah untuk sholat tepat waktu?
3. Segan rasanya bagi saya menolak tawaran teman ketika kegiatan/pertandingan akan dimulai. Pasti sekali, kalau kita 'resesif', kita akan mengikuti intruksi itu padahal kita tau itu SALAH.

Be careful, Sahabat ! :)

(Pada hari kiamat kelak) orang yang bersahabat saling bermusuhan di antara satu sama lain, kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (al-Zukhruf:67)

Ya Begitulah~

Sabtu, 09 Juli 2016

Silaturahmi ke Rumah Sepupu

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلَكِنْ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا 

“Orang yang menyambung silaturahmi itu, bukanlah yang menyambung hubungan yang sudah terjalin, akan tetapi orang yang menyambung silaturahmi ialah orang yang menjalin kembali hubungan kekerabatan yang sudah terputus”. [Muttafaqun ‘alaihi]. 

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلَكِنْ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

“Orang yang menyambung silaturahmi itu, bukanlah yang menyambung hubungan yang sudah terjalin, akan tetapi orang yang menyambung silaturahmi ialah orang yang menjalin kembali hubungan kekerabatan yang sudah terputus”. [Muttafaqun ‘alaihi].

 Alhamdulillah wa Syukrulilah, tepatnya hari Sabtu 9 Juli 2016. Saya berangkat siaturahmi ke rumah sodara sepupu. Ya, awalnya sih ga ada niat untuk berkunjung bahkan ga ada niat pergi ke luar rumah pada hari itu tapi nenek tiba-tiba mengajak dan meminta saya untuk mengantarkannya ke rumah Bi Sri di Sawangan Depok.

Oke !  Sepanjang perjalanan banyak hal manfaat yang didapat, (langsung dibuat poin aja ya), :
1. Fokus saat berkendara dan meletakan kendaraan dengan tepat pada tanah yang rata.
2. Pengendara motor lain bisa jadi salah memasukan gigi motornya sehingga terkesan "mengomeli".
3. Jangan pernah ragu untuk sholat rawatib, kalau misalnya memang tiba-tiba diiqomahin. Langsung batalkan saja.
4. Anak kecil kemauannya banyak.
5. Ga perlu sungkan makan apa yang disediakan pemilik rumah karena pemiik rumah juga akan bahagia kalau kita makan yang disediakan.
6. Burung juga bisa malu kalau mandi diliatin orang.
7. Sepupu saya (Chika) ternyata anak yang hiperaktif kalau dirumahnya sendiri.
8. Jangan terlalu pelit sama tukang parkir.
9. Ternyata saya harus lebih berjuang karena seekor burung kecil saja bisa punya prestasi banyak/
10. Efek kata "Selamat ..." mengasyikan.

Yoo seperti itulah yang Saya dapatkan hari itu.
Oiya mau menjelaskan juga efek "Selamat...". Ini tuh bisa dibilang hal aneh yang Saya dapatkan dari berorganisasi di BEM FMIPA Kabine Sirius. Ya... Setiap kali saya melihat, mendengar atau merasakan kata yang awalannya "Selamat..." entah terusannya itu "Selamat Pagi, Selamat Datang, Selamat Makan, dll". Pasti sekali Saya reflek untuk menyanyikan lagu pembukaan OMI FMIPA 2016. Seketika itu pula kalau posisi Saya sedang mengendara, pasti jari tangan kiri saya reflek mengetuk kaca speedometer mengikuti alunan musik pembukaan OMI itu (tapi dengan kata selamat yang beda dan sedikit lirik yang diubah).

Ya Begitulah~

Jumat, 08 Juli 2016

Bismillah


Assalamualaikum,
Latihan menulis, self reminder, Semoga bermanfaat !